All Post

Berpikir Kritis

Irvan Ahmad Prasetya · Jul 05, 2026

Pendahuluan

Critical Thinking atau berpikir kritis adalah salah satu skill yang sangat penting untuk dimiliki seseorang, terutama di zaman modern ini. Karena banyaknya informasi yang kita dapatkan baik dari berita, sosial media, maupun dari sumber lainnya dapat membanjiri kita dengan informasi.

Terlalu banyak informasi yang membanjiri hidup kita dapat membuat kita semakin bingung membedakan yang benar dan yang salah dan membuat keputusan. Akhirnya orang hanya akan menjadi pengikut yang tidak memiliki opini sendiri. Hal ini buruk karena berpotensi untuk menghancurkan potensi pengembangan diri.

Salah satu solusi untuk menghadapi hal ini dan untuk memaksimalkan potensi pengembangan diri adalah critical thinking (berpikir kritis). Kita akan membahas apa itu berpikir kritis dan bagaimana cara melatihnya. Rangkaian tulisan ini dibuat berdasarkan Critical Thinking Course yang diambil dari channel Youtube Fajrul Fx. Saya sangat merekomendasikan menonton videonya untuk mendapatkan informasi yang lebih dalam dan lengkap.

Critical thinking pasti sangat berguna di semua kehidupan kita, baik untuk keperluan akademik, pengambilan keputusan, menyelesaikan permasalah sehari-hari, dan hal lainnya. Critical thinking akan melatih otak kita untuk berpikir lebih jernih dan lebih tajam. Critical thinking dapat menjadi filter untuk informasi yang kita dapatkan, sehingga kita dapat membedakan informasi mana yang bermanfaat dan yang tidak.

Berpikir Kritis

Praktek critical thinking sudah dilakukan sejak zaman dulu, karena pada dasarnya critical thinking adalah proses yang tidak bisa terpisahkan dalam setiap perkembangan manusia. Contohnya dizaman purba manusia dapat menemukan api dengan menggesekan kayu dan batu perlu berpikir kritis.

Istilah critical thinking mulai dikenal sejak diperkernalkan oleh filsuf dan edukator asal Amerika John Dewey dalam bukunya How We Think tahun 1910.

Definisi dari berpikir kritis adalah proses berpikir dengan menganalisis, mengevaluasi, dan menghasilkan kesimpulan secara objektif dan rasional.

Referensi