Manusia adalah makhluk yang emosional. Aspek emosional meliputi emosi, motivasi, dan perasaan. Aspek emosional juga penting agar kita bisa menjadi seorang ahli agar kita tidak berhenti atau menyerah di tengah proses karena tidak punya semangat, motivasi, atau tujuan.
Kisah Michael Faraday akan membantu kita lebih memahami aspek emosional. Michael Faraday adalah seorang ilmuan fisika hebat yang berhasil membentuk fondasi pengetahuan manusia tentang listrik dan magnet. Beliau juga yang pertama kali berhasil membuat motor listrik.
Kisah Michael Faraday sebetulnya tidaklah mudah. Beliau lahir dari keluarga miskin di Inggris tahun 1790. Orang tuanya bekerja sebagai tukang besi tua dan sering sakit. Michael Faraday pernah bersekolah sampai umur 13 tahun, tapi harus putus sekolah karena harus bekerja selama 7 tahun sebagai tukang jilid buku.
Faraday bukanlah orang yang mudah menyerah. Di sela-sela pekerjaannya sebagai tukang jilid buku, beliau menyempatkan waktu untuk membaca buku-buku menarik yang sedang beliau jilid. Awalnya Faraday suka membaca buku fiksi, namun saat beliau membaca ensiklopedia yang sedang dijilid membuat minat bacanya berubah.
Faraday mulai memiliki minat terhadap buku-buku ilmiah terutama yang berkaitan dengan kelistrikan. Karena itu beliau menemukan motivasi hidupnya, yaitu untuk menguak misteri dunia fisika dalam hal kelistrikan. Karena Faraday putus sekolah, dia jelas mengalami kesulitan memahami buku-buku tersebut.
Dari ketertarikan itu Faraday berinisiatif untuk mengikuti kuliah-kuliah umum gratis, mencatat poin-poin materi yang disampaikan, dan mereview kembali ketika sudah sampai rumah. Dengan semangat yang tinggi Faraday juga menabung untuk membeli buku-buku referensi tambahan dan alat-alat untuk menunjang percobaan sederhana.
Setelah selesai bekerja sebagai tukang jilid buku, Faraday mendaftar sebagai asisten ilmuan yang terkenal yang bernama Sir Humphry Davy. Hal itulah yang membuka pindu dunia ilmiah bagi Faraday. Meski demikian perjalanan Faraday masih panjang dan penuh lika-liku, beliau sering dimarahi Sir Davy, kadang diremehkan oleh kalangan ilmiah.
Sampai akhirnya dengan semangat yang pantang menyerah membuat Faraday yang lahir dari keluarga miskin dan putus sekolah diusia 13 tahun berhasil membuat Faraday menjadi seorang ilmuwan fisikan yang disegani karena menemukan berbagai macam hukum-hukum terkait listrik dan magnet.
Dari cerita tersebut dapat kita pahami pentingnya motivasi agar kita bisa menjadi seorang ahli dalam bidang tertentu. Latihan fisik dan mental memang wajib dilakukan, tapi aspek emosi juga penting agar kita tidak berhenti di tengah proses.
Motivasi dapat dibagi menjadi 2 bagian, yaitu motivasi eksternal dan motivasi interval.
Motivasi Eksternal
Motivasi eksternal adalah motivasi yang dari luar seperti motivasi karena ingin mendapatkan uang banyak, mendapatkan pujian, menjadi terkenal, dan lain sebagainya.
Motivasi Internal
Motivasi internal adalah motivasi yang berasal dari dalam diri contohnya seseorang yang melakukan suatu kegiatan karena suka dan mendapatkan kepuasan tersendiri karena melakukannya. Motivasi internal juga mampu mendorong seseorang untuk melakukan latihan selama bertahun-tahun. Motivasi internal jauh lebih penting daripada motivasi eksternal.
Untuk mendapatkan motivasi internal kita perlu merefleksikan sendiri berbagai hal yang kita alami. Karena motivasi internal adalah hal yang sangat personal.
Salah satu hal agar kita tetap memiliki sumber motivasi yang terus-menerus adalah memiliki tujuan hidup. Daripada berpikir mengenai diri sendiri, seperti aku ingin memiliki ini atau itu, kita perlu berpikir dalam skala yang lebih besar, contoh simpelnya adalah ingin bermanfaat bagi banyak orang.
Tujuan hidup memiliki banyak bentuk. Salah satunya adalah tujuan agar bisa lebih religius, contohnya seperti seperti para ilmuan dijaman keemasan islam, dimana para ilmuan memiliki tujuan hidup untuk beribadah. Mereka memiliki keyakinan bahwa orang yang memiliki ilmu akan diangkat drajatnya dan dengan memiliki teknologi yang maju akan mempermudah beribadah. Hal itulah yang menyebabkan bidang astronomi di jaman keemasan islam sangat maju. Karena kemajuan teknologi dapat memastikan jadwal sholat yang lebih tepat.
Rangkaian tulisan ini adalah rangkuman dari course “Cara Belajar Efektif dan Menjadi Jenius!” dari channel Youtube Fajrul Fx, seorang Science Communicator. Saya sangat merekomendasikan course tersebut bagi teman-teman yang ingin memahami topik ini lebih mendalam.