All Post

Pentingnya Latihan dan Kerja Keras

Irvan Ahmad Prasetya · Jun 25, 2026

Berikut ini adalah aspek fisik yang akan dimulai dengan cerita dari ilmuan seperti Isaac Newton.

Isaac Newton adalah salah satu ahli fisika yang paling berpengaruh di dunia. Kebanyakan dari kita tau cerita Newton, bahwa beliau melihat apel jatuh atau di versi cerita lain beliau kejatuhan apel. Setelah melihat hal itu beliau menemukan perumusan hukum gravitasi. Banyak orang berpikir karena Newton jenius, beliau menemukan perumusan hukum gravitasi hanya melihat apel jatuh.

Cerita diatas tidaklah lengkap, melihat apel yang jatuh hanya salah satu inspirasi Newton untuk menemukan perumusan hukum gravitasi. Menurut Newton, beliau perlu waktu setidaknya 20 tahun untuk meneliti, merumuskan, dan menyempurankan hukum gravitasi yang beliau temukan, sampai dituliskan di dalam buku.

Fakta menarik lainnya adalah Newton tidak dianggap sebagai seseorang yang pintar di saat masih muda, melainkan beliau dianggap orang yang luar biasa gigih dan pantang menyerah. Ada waktu dimana Newton muda belajar tentang matematika, beliau sering mengalami kesulitan memahami isi buku tersebut, sehingga dia berhenti dan kembali beberapa halaman untuk membaca ulang. Dengan harapan saat sudah sampai ke halaman yang belum paham, beliau dapat memahaminya. Hal tersebut terjadi berulang kali. Tapi karena itu, beliau memahami isi buku matematika dengan sangat mendalam.

Hal itu menunjukkan bahwa seseorang seperti Newton yang diakui sebagai jenius perlu belajar dengan sangat keras di masa kecil atau masa mudanya. Belajar dan berlatih dengan keras tidak hanya dilakukan oleh Isaac Newton, tapi juga oleh Albert Einstein. Albert Einstein sering membaca buku dan belajar matematika sejak kecil.

Belajar dan latihan keras juga diperlukan untuk bidang lain seperti olahraga. Hal tersebut dapat ditunjukan dari Tiger Wood seorang pemain golf terbaik di dunia. Kemampuan yang banyak orang kira sebagai bawaan sejak lahir ternyata adalah hasil dari latihan keras sejak dini. Kisah Newton, Einstein, dan Tiger Wood sangat cocok dengan quote “berlatihlah secara keras sejak dini hingga kemampuan yang kamu dapatkan dikira bakat alami”.

Komponent fisik dari belajar efektif adalah latihan keras. Untuk menjadi seorang ahli latihan keras tidak dapat dihindari. Meski kita menggunakan metode belajar yang efektif, tapi latihan keras tetap harus dilakukan

Hal penting lainnya adalah latihan dalam waktu yang lama saja tidak cukup. Kita harus meningkatkan kualitas latihannya. Kita harus membuat latihan menjadi terstuktur.

Sebagai contoh, sejak kecil banyak anak yang bermain sepak bola, tapi sangat sedikit yang dapat menjadi pemain sepak bola profesional. Yang membedakan adalah pemain sepak bola profesional menggunakan latihan yang terstruktur.

Hal penting lainya adalah umpun balik atau feedback. Seseorang bisa saja berlatih keras dengan terstruktur, tapi kalau tidak ada yang memberi umpan balik bisa saja latihannya keliru. Inilah alasan para ahli tetap memiliki pelatih atau mentor, contohnya petinju terbaik pun masih perlu pelatih.

Rangkaian tulisan ini adalah rangkuman dari course “Cara Belajar Efektif dan Menjadi Jenius!” dari channel Youtube Fajrul Fx, seorang Science Communicator. Saya sangat merekomendasikan course tersebut bagi teman-teman yang ingin memahami topik ini lebih mendalam.

Referensi